Dilansir dari Detiknews, pada (14/8/2023) Pukul 22.38, menyatakan bahwa salah satu pegawai KAI Bekasi, Kota Bekasi, di duga sebagai teroris. Hingga Polisi berhasil menangkap tersangka yang berinisial DE itu.
Menurut pengakuan Pak Ichwanul, DE sudah mempunyai seorang anak. Bahkan istrinya pun sedang mengandung. Selain itu, Ketua RT juga mengatakan bahwa DE sebenarnya mempunyai pribadi yang ramah. Akan tetapi, tidak sampai mengenal pribadi DE lebih jauh karena jarang berkomunikasi / berinteraksi.
Ichwanul Muslimin, sebagai Ketua RT. 07. RW. 027, mengungkapkan bahwa ia jarang berkomunikasi dengan tersangka DE, meski DE hendak berangkat kerja dari pagi hingga pulang malam. Pengakuan Ketua RT pada saat diwawancara di Pesona Anggrek Harapan Kota Bekasi.
Kemudian, lanjut Ketua RT, "Kalau keluarganya jarang (berkomunikasi/ interaksi). Kalau ada neneknya sering (komunikasi/ berinteraksi), cuman sebentar paling kalau mau berangkat kerja aja. Tapi kalau rapat RT datang dia, makanya kita nggak nyangka (DE ditangkap polisi)".
Pak Muslimin juga menegaskan, bahwa untuk mengobrol dengan tersangka mah tidak, hanya sekedar interaksi ketika DE hendak berangkat kerja saja. Ia juga mengatakan bahwa tidak pernah melihat tersangka DE melihat kedatangan tamu.
Pak Ichwanul sebagai Ketua RT, tentu mengaku terkejut jika ternyata salah satu warganya ditangkap polisi sebab kasus terorisme. Dia kaget, ketika mendapat info dari Berita di TV.
Menurut Aswin, tersangka DE ditangkap lantaran memiliki puluhan pucuk senjata beserta amunisinya. Dan DE juga telah diduga terafiliasi dengan kelompok ISIS.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar