Selasa, 26 Desember 2023

Kasus Covid-19 Naik Hingga 50% Secara Global? Begini Penjelasan Menurut WHO!

 


WHO atau Organisasi Kesehatan Dunia menginformasikan terkait kasus Covid-19,  yang secara global naik dalam empat pekan terakhir. Kenaikan tersebut, bahkan hingga mencapai lebih dari 50%.


Dalam pernyataan resminya, WHO menyebutkan dalam periode 28 hari terakhir yaitu pada (20/11) sampai (17/12), terdapat lebih dari 850rb kasus baru secara global. Jumlah kasus tersebut menunjukkan trend kenaikannya, hingga sebesar 52% jika dibandingkan dari periode 4 minggu sebelumnya.


Selain itu, WHO juga mengungkapkan, yang berdasarkan laporan dari Negara-negara yang melaporkan jumlah kasus baru dalam 28 hari tertinggi, yang dikutip pada Senin  (25/12), bahwa sebagian besar infeksi baru tersebut berasal dari Rusia, dengan hampir 280 ribu kasus. Kemudian diikuti oleh Singapura dengan 120 ribu kasus, Italia dengan lebih dari 114 ribu kasus, Polandia dan Australia dengan masing-masing 4 ribu kasus.


Adapun dari kasus kematian, bahwa Italia dilaporkan sebagai angka kematiannya yang tertinggi dengan 510 orang. Dan disusul 396 orang dari Swedia, 376 orang dari Rusia, 211 orang dari Australia, dan 141 orang dari Polandia.


Meski virus Covid-19 saat ini kembali merebak, kemudian WHO juga menyebutkan bahwa jumlah kematian telah menurun 8% jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu.


WHO, pada sebelumnya juga telah resmi mengklasifikasikan Covid-19 varian JN.1, atau substrain keluarga dari subvarian Omicron BA.2.86 sebagai “Variant Of Interest” (Vol). Meski demikian, kemunculan varian tersebut diklaim tidak sampai menimbulkan banyak ancaman terhadap kesehatan masyarakat. Berdasarkan dari bukti yang ada, WHO juga mengatakan bahwa tambahan risiko kesehatan masyarakat global yang ditimbulkan oleh JN.1 saat ini dinilai rendah.




Sumber:
WHO & Detik (25/12/2023).


Bagaimana Gejala Covid Varian JN.1?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar