Sabtu, 23 Desember 2023

Stunting itu Apa? Disinggung oleh Gibran dalam debat Capres-Cawapres 2024 seri 2? Seperti ini penjelasannya!




Gibran Rakabuming Raka, Calon Wakil Presiden (Cawapres) Nomor 2,menyebut soal stunting. Hal ini ia sampaikan dalam acara Debat Capres-Cawapres 2024 seri kedua, dengan tema "Ekonomi Kerakyatan, Ekonomi Digital, Keuangan, Investasi, Pajak, Pengelolaan APBN/APBD, Infrastruktur, dan Perkotaan", di Jakarta Convention Center, pada Jumat (22/12/2023).



"Paslon 2 ingin menyiapkan generasi sehat dan pintar. Intervensi stunting harus intervensi tempat tinggalnya, tidak hanya bisa memberikan gizi tambahan tapi tidak menyentuh rumah-rumah mereka. Sanitasi drainase kawasan kumuh harus dilakukan secara paralel", lontar Gibran.



Pada mulanya, Gibran menyinggung soal stunting itu pada saat dirinya mendapat pertanyaan tentang cara agar pembangunan infrastruktur sosial tidak bebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).



Namun, jika berbicara soal stunting, Apa sih itu definisi atau pengertiannya?. Melansir dari yankes.kemkes.go.id, yang diperbarui pada Jumat, (26/08/2022) pukul 14:26 WIB, menjelaskan bahwa definisi atau pengertian stunting sendiri mengalami perubahan. Pada 2015, menurut WHO adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang, yang ditandai dengan panjang atau tinggi badannya berada di bawah standar.



Kemudian, menurut (WHO) pada 2020, Stunting adalah pendek atau sangat pendek berdasarkan panjang / tinggi badan menurut usia yang kurang dari -2 standar deviasi (SD), pada kurva pertumbuhan WHO, yang terjadi dikarenakan kondisi irreversibel akibat asupan nutrisi yang tidak ada kuat dan / infeksi berulang / kronis yang terjadi dalam 1000 HPK.



Berbeda halnya dengan yang disampaikan Detik Health, pada Sabtu, (23/12/23) pukul 07.31 WIB, bahwa pengertian stunting menurut WHO atau Organisasi Kesehatan Dunia, adalah salah satu dari beberapa manifestasi malnutrisi atau ketidakseimbangan nutrisi. Selain stunting, malnutrisi juga bisa berupa wasting, underweight, dan defisiensi mikronutrien.



Menurut detikhealth, Aritinya apabila wasting diartikan terhadap rasio berat dan tinggi badan yang kurang, berarti stunting itu sendiri adalah kondisi dimana ketika rasio tinggi dan umur anak berada di bawah normal atau rendah. Atau, Stunting juga adalah dampak kurang nutrisi yang kronis dan terus menerus, yang pada umumnya terkait kemiskinan, nutrisi dan kesehatan maternal yang buruk, riwayat sakit, dan / atau pemberian asupan nutrisi yang kurang tepat di masa awal kehidupan.



Lalu, dampak masalah stunting di Indonesia sendiri mencakup dampak terhadap kesehatan dan dampak ekonomi. Yang mana bagi dampak ekonomi, diketahui setiap tahunnya mempunyai potensi kerugian mencapai 2-3 % GDP.



Untuk mengetahui lebih detailnya, mengenai penjelasan dampak di Indonesia, faktor-faktor terjadi stunting dan cara untuk mencegahnya, bisa kunjungi yankes.kemkes.go.id.





Sumber:

yankes.kemkes.go.id (26/08/22).

health.detik.com (23/12/23).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar