Sabtu, 23 Desember 2023

Vape Bervarian Rasa Dilarang Oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Penggunanya Anak Usia 13-15 Tahun? Seperti ini Penjelasannya!




Organisasi Kesehatan Dunia atau (WHO) menegaskan, bahwa belum ada bukti nyata yang menunjukkan jika vape lebih aman dibanding dengan rokok konvensional. Selain itu, WHO juga memastikan bahwa tidak ada cukup bukti jika vape bisa membantu perokok mengurangi hingga berhenti terhadap kecanduan dari rokok konvensional.



Pasalnya, vape justru dapat memicu risiko terhadap kesehatan, termasuk kecanduan nikotin. Ironisnya, WHO juga mengungkapkan pengguna vape justru lebih banyak dari kalangan anak usia 13-15 tahun, dibanding dengan orang dewasa di seluruh wilayah.



"Anak-anak direkrut dan dijebak sejak usia dini untuk menggunakan rokok elektrik (vape) hingga kecanduan nikotin", ujar Tedros Adhanom Ghebreyesus, Dirjen WHO.



Oleh karena itu, WHO juga mendesak agar seluruh Negara yang ada di dunia untuk melarang dan menindak tegas terhadap penggunaan vape, khususnya yang bervarian rasa. Tak hanya itu, WHO juga menginformasikan atas perubahan termasuk melarang semua bahan yang bercita rasa seperti mentol, dan penerapan cukai tinggi atau pajak, serta melarang dalam penggunaannya di tempat umum.




Sumber: Detik Health (14/12/2023).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar